Showing posts with label Blogging. Show all posts
Showing posts with label Blogging. Show all posts

05 January 2014

// // 26 comments

Cara Mei Mei dan Mail Mendapatkan Uang Dari Blog

Kini, Memei dan Mail bukan lagi bocah kecil yang suka bermain petak umpet. Keduanya telah menjadi mahasiswa sebuah universitas Negeri. Memei menekuni jurusan Informatika, Mail mengambil jurusan Akuntansi.

Pada sebuah seminar internet marketing, mereka bertemu. Keduanya ngobrol panjang lebar soal internet marketing. Hingga keduanya sampai pada obrolan tentang blogging.

Tak dinyana, kedua teman bermain sejak kecil itu ternyata mempunyai blog. Alasan inilah yang membuat mereka menghadiri seminar internet marketing.

Mulai Memonetizing Blog

Karena termotivasi pembicara seminar, kedua sahabat akrab itu mulai berfikir untuk memonetizing blog mereka.

Baik Memei maupun Mail, sama-sama sepakat untuk memonetizing blog mereka dengan iklan pay per click google adsense.

Persaingan pun dimulai

Keduanya sama-sama bertaruh siapa yang lebih cepat dan lebih banyak mendulang dolar, dialah blogger yang sukses. Sejak itu, mereka mencari informasi di google tentang bagaimana agar pendaftaran google adsense cepatditerima.

Setelah diterima mendaftar google adsense, Mail mulai berfikir bagaimana cara meningkatkan pendapatan google adsense. Pun, dengan Memei.

Dari sinilah mereka berbeda dalam menentukan caranya. Mail membuat 100 blog, sedang Memei bekerja keras membangun otoritasblognya.

Mail membayangkan jika mempunyai 100 blog yang dipasangi iklan google adsense, maka jika ada satu klik saja pada 100 blognya, dia akan mendapatkan $100 per hari. “Fantastis!” pikir Mail.

Sedang Memei, terus bekerja keras untuk meningkatkan trafik blognya. Blog walking, guest blogging, sosial media marketing, adalah cara yang dia lakukan.

6 bulan berlalu

Memei dan Mail kembali bertemu. Mereka saling menanyakan prihal pendapatan google adsense masing-masing.

“Sepertinya saya mulai kelelahan mengrus 100 blog. Pendapatan juga tidak sama seperti yang saya bayangkan,” kata Mail.

“Kamu pikir saya tidak lelah, Mail?” papar Memei.

“Jadi bagaimana dengan taruhan kita, Mei?” Mail melanjutkan.

“Harus dilanjut, Mail. Kita buktikan siapa diantara kita yang akan sukses menjadi blogger” Memei menegaskan.

“Okelah kalau begitu, Mei?”

Google Adsesnse Dibanned

Dua hari setelah pertemuan itu, keduanya mendapatkan nasib sial. Akun google adsense mereka dibanned. Keduanya lemas bukan kepalang, mengingat kerja keras mereka.

Namun, trafik blog milik Memei terus meningkat. Sedang blog milik Mail terbengkelai satu per satu, sebelum akhirnya dia memutuskan untuk membangun blog seperti cara Memei.

Pertanyaan

Menurut anda, siapa yang sesungguhnya telah sukses menjadi blogger? Memei, atau Mail? Apa alasan anda?

Mari kita diskusikan!


Read More

22 November 2013

// // 7 comments

Cara Terbaik Memilih Tema Blog

Apakah anda pernah mengira bahwa tema blog yang baik adalah tema yang mengandung High Paying Keyword (HPK) yang tinggi?

Apakah anda juga pernah mengira bahwa tema blog yang baik adalah tema yang diambil dari beberapa produk yang laku keras di Amazon, maupun Clickbank?

Atau apakah anda pernah mengira bahwa memilih tema blog itu setidaknya mengandung nilai 0, sekian dollar pada kata kuncinya?

Jika anda pernah mengira demikian, maka saatnya sekarang buang jauh-jauh, atau kalau perlu kubur dalam-dalam fikiran seperti itu.

Sebab, cara terbaik memilih tema blog adalah dengan menuliskan apa yang menjadi kesukaan anda.

Tak kurang, tak lebih.

Ada komentar?
Read More

29 October 2013

// // 9 comments

Risiko Menjadi Blogger Kopaser

Kang Suratno Kenthus pantas saja meradang ketika beberapa artikel blognya dikopi paste oleh blogger lain. Pasalnya, aktivitas para pencuri artikel blognya telah berakibat pada penurunan trafik dan page views. Hal ini saya kira juga dirasakan oleh para blogger yang mengalami kasus serupa.  

Al hasil, blogger asli Gandrungmangu, Cilacap ini, begitu antusias menceritakan perihal dirinya yang telah melaporkan para pencuri artikelnya kepada Google selaku penguasa kerajaan mesin pencari. Demikian seperti yang ia ceritakan kepada saya via facebook messenger siang ini.

Lebih jauh, admin blog www.bloggoblog.com tersebut memberi tahu saya link-link blog yang dimiliki oleh para pencuri. Untuk dua artikel saja, hingga siang ini pihaknya telah mendeteksi setidaknya 12 link blog yang mempostingkan kembali artikel yang mereka curi. Parahnya, artikel tersebut sama persis dengan aslinya.


Pro dan Kontra

Copy paste merupakan persoalan klasik dalam dunia blogosphere yang kerap dialami oleh para blogger. Setiap bicara copaser, selalu saja muncul pro dan kontra di kalangan blogger dengan masing-masing apologinya.

Jika bicara pro dan kontra, maka secara pribadi saya adalah blogger yang tidak suka (kontra) dengan cara-cara copy paste. Bukan dengan alasan idealisme, melainkan semata-mata hanya alasan malu. Dengan lain kata, saya malu jika kemudian artikel yang saya curi dan diposting kembali di blog saya ketahuan sama si empunya artikel.

Bagi yang pro dengan copy paste kerap beralasan bahwa dalam dunia maya tidak ada hak kekayaan intelektual yang dapat diajukan ke meja hijau jika satu karya intelektual dicuri. Alasan lain biasanya boleh saja dikopas asal diubah gaya bahasa serta mencantumkan link sumber artikel yang asli.

Alogaritma Google

Terlepas dari pro dan kontra soal copy paste, sesungguhnya jika artikel blog kita dicuri, kita tinggal melaporkan kepada google. Dan, langkah melaporkan blog-blog yang dimiliki oleh para pencuri artikel kepada google, seperti yang dilakukan oleh Kang Suratno Kenthus, juga para korban lainnya, merupakan langkah yang tepat.

Selain itu, dari waktu ke waktu, google juga terus megembangkan alogaritmanya untuk memberikan kualitas pelayanan kepada para penggunanya. Hummingbird, Panda, Pinguin, dan alogaritma lainnya diharapkan mampu menghilangkan tradisi copy paste yang berdampak buruk bagi blog yang menayangkan artikel curian. Sebab, substansi dari setiap alogaritma yang dikembangkan google sesungguhnya selalu menekankan pentingnya kualitas dan originalitas sebuah tulisan.

Kesimpulan


Jika kita memahami substansi sebuah alogaritma yang dikembangkan google, masihkah kita, terutama yang serius dengan dunia blogging, melakukan aktivitas copy paste? Yang cepat atau lambat, pasti akan menghancurkan reputasi kita sebagai blogger. Atau kita menunggu hingga google menghapus blog yang kita bagun dengan susah payah? Pilihan ada di tangan anda.   
Read More

29 September 2013

// // 6 comments

10 Cara Membangun Otoritas Blog

Jika kita serius dalam menekuni dunia blogging, membangun otoritas kita dan blog kita merupakan faktor yang sangat penting. Otoritas sangat diperlukan bagi seorang blogger, apalagi jika yang bersangkutan tengah menjalankan bisnis secara online. Kenapa kita wajib mempunyai otoritas? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, marilah kita sepakati dulu untuk memahami apa sebenarnya otoritas itu. 

Pengertian Otoritas
Otoritas merupakan kata serapan dari kata authority. Dalam ebook berjudul The 10 Rock Solid Elements of Effective Online Marketing, Brian Clark, fouder copyblogger menuliskan;

au.thor.i.ty noun: the power to influence or command thought, opinion, or behavior

artinya, authority atau otoritas, adalah kekuatan untuk mempengaruhi pikiran, pendapat, atau tingkah laku. Sekarang mari kita bayangkan jika kita, atau blog blog kita, mempunyai kekuatan untuk mempengaruhi pemikiran, serta tingkah laku pengunjung blog kita, maka sudah dapat dipastikan apa yang kita jual atau kita pasarkan melalui blog atau website kita banyak dibeli pengunjung. Jadi, kenapa kita wajib mempunyai otoritas, itu karena dengan otoritas, keberhasilan dan kesuksesan bisnis yang kita lakukan secara online lebih dekat terlihat di depan mata kita. 

Otoritas Blog

Apa Pengaruh Otoritas Terhadap SEO?
Mari kita baca apa yang diucapkan oleh para punggawa Google

We believed we could build a better search. We had
a simple idea, that not all pages are created equal.
Some are more important.
Sergey Brin, Co-Founder, Google

It’s quite complicated and sounds circular, but
we’ve worked out a way of calculating a website’s
importance.
Larry Page, Co-Founder, Google

To rank well, build a site so fantastic that it makes you
an authority in your niche.
Matt Cutts, Head of Google Web Spam Team
  
Jadi, otoritas sangat berpengaruh terhadap SEO. Memang tidak mudah untuk membuat membangun otoritas kita selaku pemilik blog. Namun, apa yang ditulis oleh Brian Clark setidaknya dapat menjadi acuan awal untuk membuat sebuah otoritas.

10 Cara Membangun Otoritas Blog 
Dan inilah 10 cara terbaik untuk membangun otoritas blog.

1.Ciptakan Perbedaan
Yang dimaksud perbedaan di sini adalah dalam konteks proses penulisan konten untuk blog atau website kita. Jika kebetulan kita menulis sebuah artikel tentang Bagaimana Agar Orang Mau Memasang Iklan di Blog Kita?, dan ada blogger lain yang menuliskan hal yang sama, maka kita dapat membuat perbedaan dengan membuat tulisan kita lebih unik, meskipun substansinya sama. Keunikan dapat kita terapkan misalnya dengan gaya penulisan, penambahan data dengan hasil research, dan sebagainya. 

2.Mengajarkan, dan Bukan Menjual
Mengajarkan di sini lebih dimaknai sebagai memberi tutorial. Tutorial yang gratis lebih diminati pengunjung ketimbang yang berbayar. Artinya, jika kita memberi tutorial secara gratis, hal ini akan menumbuhkan kepercayaan pengunjung kepada kita. Dan jika kepercayaan telah terbangun, maka secara otomatis, kita dapat menjual apapun produk yang relevan dengan tema blog kita. Intinya, memberi dulu, baru menerima. 

3.Konten Berkualitas
Kita kerap mendengar kalimat konten berkualitas. Terlepas dari berbagai pemaknaan atas konten berkualitas, setidaknya jika kita menulis koten berkualitas, maka tulisan tersebut harus berisi tentang sesuatu yang baru, informatif, dan tentunya bukan hasil kopi paste. 

4.Judul Kontent/Headline
Judul konten merupakan faktor yang juga menentukan apakah tulisan atau konten blog kita dibaca orang atau tidak. Sebab, seseorang akan tertarik membaca sebuah artikel dikarenakan judul yang menarik perhatian mereka. Untuk menulis judul konten yang dapat menarik perhatian, saya merekomendasikan anda untuk mendownload ebook berjudul Headline Hack karya Jon Morrow.  

5.Gunakan Otoritas Orang Lain
Yang dimaksud menggunakan otoritas orang lain adalah kita masuk ke dalam otoritas mereka. Secara teknis, cara ini dapat ditempuh dengan menjadi penulis tamu di blog orang lain yang benar-benar mempunyai otoritas. Contohnya, anda dapat membaca tulisan saya di blogodolar.com, dan isnuansa.com  

6.Request Pengunjung
Yang dimaksud degan request pengunjung di sini adalah kita menawarkan kepada pengunjung apa yang mereka ingin ketahui. Tentunya, request di sini harus sesuai dengan kemampuan adan keahlian kita. 

7.SEO
Banyak dari kita sering mengatakan atau menuliskan bahwa menulislah untuk manusia, dan bukan untuk mesin pencari. Tetapi jika kita cermati, langkah-langkah membangun otoritas blog dalam postingan ini adalah apa yang sesungguhnya diinginkan oleh mesin pencari seperti google. Artinya, jika kita melakukan 10 langkah ini, secara otomatis kita sudah memenuhi standar SEO yang disyaratkan google.  

8.Struktur HTML Blog
Barangkali struktur html blog inilah yang kita maksud dengan menulis untuk mesin pencari. Akan tetapi, bagaimanapun, kita tengah berlomba menjadi yang terbaik di mata mesin pencari. Dan secara teknis, semisal google, mempunyai stadar tersendiri dalam menentukan bagaimana struktur html blog yang SEO friendly, sehingga google selaku robot, dapat membaca struktur teknis html blog kita. Bagaimana struktur html blog yang SEO friendly, anda dapat membaca tulisan saya yang berjudul 4 Blog Tutorial Lokal Yang Menjadi Referensi Saya. 

9.Design Blog
Mendesain blog juga dapat digunakan sebagai cara untuk membangun otoritas kita. Design blog yang dimaksud di sini adalah soal tampilan blog kita. Secara teknis memang subyektif. Baik menurut kita, belum tentu baik menurut orang lain. Setidaknya, kita harus menampilkan menu navigasi seperti about, contact, dan daftar isi atau archive.   

10.Bangun/Join Komunitas
Langkah terahir untuk membangun otoritas adalah dengan membangun atau bergabung dengan komunitas blogger. Untuk bergabung dengan komunitas, hal yang perlu diperhatikan adalah relevansi tema blog anda dengan komunitas. 

Jika anda tengah membangun otoritas anda dan blog anda, setidaknya sepuluh langkah di atas dapat anda coba dan praktikan. Secara pribadi saya juga baru menerapkan beberapa langkah di atas. Seperti yang saya paparkan, memang tidak mudah untuk membangun otoritas. Butuh proses panjang dan waktu yang tidak sebentar. Kuncinya adalah kesabaran dan konsistensi kita dalam menekuni dunia blogging. Bagaimana menurut anda?





Read More

13 August 2013

// // 12 comments

4 Kesalahan Saya Dalam Membangun Blog

Jika anda menghindari kesalahan dalam membangun blog, maka barangkali pegalaman saya ini cukup menjadi referensi bagi anda yang tengah getol membangun blog. Namun jika anda suka berguru kepada kesalahan anda sendiri, barangkali perlu anda bagikan pengalaman anda kepada saya. Sebab, saya merupakan salah satu blogger yang menyukai kesalahan. Setelah beberapa tahun menekuni dunia blogging,  kini saatnya saya (meski katakanlah terlambat) dalam mengevaluasi beberapa blog yang saya bangun.

Secara subyektif, memaparkan kesalahan-kesalahan yang saya lakukan dalam membangun blog menjadi penting. Sebab, ini dapat menjadi semacam cambuk bagi saya sendiri dalam memperbaiki kesalahan-kesalahan yang barangkali sadar atau tidak, akan saya lakukan kembali ke depan. Lebih dari itu, catatan ini akan menjadi pemicu konsistensi saya dalam membangun blog, wabilkhusus dalam memonetising beberapa blog saya.  

Kesalahan Dalam Blogging

Dan, berikut ini adalah beberapa kesalahan saya dalam membangun beberapa blog yang tengah saya monetizingkan (maaf, saya belum menemukan terjemahan yang pas dari kata “monetizing blog”).

1.Tidak Membaca Kemampuan Blogging
Ini adalah kesalahan dasar. Sebelum membangun atau membuat sebuah blog, semestinya saya harus membaca terlebih dahulu kemampuan blogging saya. Alhasil, beberapa blog yang saya buat terpaksa saya hapus, karena tema blog yang saya angkat hanya mengejar keyword yang banyak dicari. Kesalahan ini menyadarkan saya bahwa meski sebuah tema blog banyak dicari orang, namun jika tidak sesuai dengan kemampuan, niscaya update postingan blog akan mandek di tengah jalan. Atau saya akan menjadi blogger copy paste. Ini lebih buruk. Untuk menghentikan kenikmatan menjadi copaser, lebih baik saya hapus blog tersebut, dan membangun atau membuat blog yang sesuai dengan kemampuan saya.
   
2.Terlalu Cepat Memasang Iklan
Apa yang anda lakukan jika anda baru pertama kali diterima menjadi publisher PPC semacam google adsense, idblognetwork, atau PPC sejenisnya? Pastilah anda akan berbuat bagaimana caranya agar cepat mendapat keuntungan dari iklan tersebut. Pun dengan pengalaman saya sendiri. Saking semangatnya, saya membuat beberapa blog, mengisinya dengan beberapa artikel, lalu segera memasang iklan. Hingga kemudian, hal ini saya sadari merupakan sebuah kesalahan. Kenapa? Sebab, meski berjubel iklan yang saya pasang di blog, namun saya tidak menyadari bahwa blog tersebut masih baru, dan terkadang belum terindeks mesin pencari. Alih-alih mendapat keuntungan dari iklan yang saya pasang, saya malah menjadi sibuk dengan urusan optimasi blog yang baru saya buat tersebut. Hasilnnya, enol besar. Kesalahan ini menyadarkan saya bahwa tergesa-gesa dalam memasang iklan di blog bukan berarti terges-gesa pula dalam mendapatkan keuntungan.
 
3.Mayoritas Artikel Tidak Berdasarkan Pengalaman
Apa yang membuat anda percaya bahwa garam itu rasanya asin? Tentu anda akan segera percaya jika anda telah mencicipinya sendiri dengan lidah anda. Pun dengan menulis sebuah artikel. Jika saya menuliskan sebuah laporan penghasilan google adsense disertai screen shotnya, tentu anda lebih percaya ketimbang hanya dengan teori. Dalam beberapa kasus yang saya alami, kesalahan menulis artikel blog dengan tidak berdasarkan pengalaman membuat saya tidak dapat menjawab pertanyaan para pengunjung blog. Pengalaman ini telah menyadarkan saya bahwa untuk membuat pengunjung blog percaya dengan artikel yang saya tulis, maka akan lebih baik saya menuliskan sebuah artikel berdasarkan pengalaman saya sendiri, meski implikasinya, jadwal posting menjadi tidak menentu.

4.Terjebak Dalam Polemik SEO
Meski banyak terjadi perubahan, khususnya alogaritma google, SEO merupaka satu pekerjaan yang masih penting untuk dilakukan. Namun, optimasi SEO blog yang saya lakukan justru terkadang membuat saya terjebak dalam polemik SEO. Kenapa? Misal, saya mencari sebuah template gratis yang SEO di google. Maka akan muncul begitu banyak template yang berlabel SEO dengan segenap varian di dalamnya. Jika saya menggunakan salah satu template yang berlabel SEO tersebut apakah otomatis blog saya menjadi SEO? Ternyata jawabannya tidak. Alih-alih blog saya menjadi SEO, saya malah menjadi merasa bahwa blog yang saya buat saya tujukan buat mesin pencari. Padahal, tujuan saya membuat blog adalah untuk manusia, bukan untuk robot. Di samping itu terkadang saya merasa menjadi Dr.Google setelah melakuka optimasi SEO blog. Kesalahan ini menyadarkan saya bahwa optimasi SEO blog memang penting. Namun, lebih penting dari itu, adalah saya membuat artikel blog untuk manusia. Maka perbaikan yang saya lakukan adalah dengan menulis artikel blog yang informatif, berkualitas, original, dan tentu berdasarkan pengalaman.  

Nah, demikianlah empat kesalahan saya dalam membangun blog. Jika anda pemula, dan tidak suka dengan kesalahan, maka empat poin di atas saya kira penting untuk dijadikan pelajaran. Namun, jika anda suka melakukan trial and error dalam membangun blog, apakah empat poin kesalahan saya di atas juga anda rasakan? Happy Blogging!



Read More

07 June 2013

// // 17 comments

5 Pertanyaan Yang Wajib Dijawab Seorang Blogger


5 Pertanyaan Wajib
Menjadi blogger sejatinya tidak semudah seperti yang kita bayangkan. Setidaknya bagi saya sendiri, setelah hampir empat tahun ini mengenal dunia blogging. Pada awalnya saya mengira bahwa menjadi blogger itu cukup membuat blog, kemudian menulis postingan. Seiring bergulirnya waktu, perkiraan saya tersebut terbukti meleset. Ternyata, membangun blog itu tidak melulu soal membuat postingan. Akan tetapi, mau tidak mau saya harus mempelajari SEO, backlink, link building, dan varian-varian blogging lainnya, seperti yang telah dilakukan oleh blogger professional lainya. Al hasil, meski sudah mempunyai puluhan blog, namun baru satu blog yang sedang saya tekuni secara serius.

Keseriusan tersebut lahir dari beberapa pertanyaan yang barangkali oleh blogger pemula seperti saya kerap meremehkannya. Namun, dari pertanyaan-pertanyaan tersebutlah, kini sedikit banyak saya memahami esensi menjadi seorang blogger. Nah, bagi sobat yang tengah serius membangun sebuah blog, saya pikir menjawab pertanyaan di bawah ini adalah wajib hukumnya. Apalagi jika sobat sedang memonetize blog sobat. Apa pertanyaannya?
        
1.Apa Tujuan Anda Membangun Blog?
Saya sungguh terkejut ketika di tengah perjalanan membangun blog, tiba-tiba tidak mampu menjawab apa sebenarnya tujuan saya membuat blog. Ini adalah pertanyaan dasar bagi seorang blogger. Jika sobat tidak mampu menjawab, niscaya sobat akan mengalami hal seperti saya yaitu, banyak mempunyai blog, namun tidak mempunyai tujuan. Tidak mempunyai tujuan berarti sama dengan menyia-nyiakan waktu yang dihabiskan untuk membuat blog. Namun, jika sobat tidak putus asa, maka apa yang sobat lakukan dengan membuat blog tanpa tujuan merupakan pelajaran berharga untuk memulai membangun blog baru dengan tujuan tertentu.
  
2.Untuk Siapa Anda Membangun Blog?
Pertanyaan ini lahir ketika saya berusaha membuat blog yang lebih SEO. SEO blog mensyaratkan beberapa hal yang harus dilakukan oleh seorang blogger terhadap blognya oleh mesin pencari semacam google. Saya pernah menghabiskan banyak waktu hanya untuk mempraktikan beberapa hal agar blog saya menjadi lebih SEO dimata google, seperti penggunaan struktur heading, meta tag, title tag, meta description dan hal teknis lainnya. Lagi-lagi saya dikejutkan dengan pertanyaan untuk siapa sebenarnya saya ngeblog, apakah untuk manusia atau mesin pencari? Meski sebenarnya hal-hal teknis tersebut penting, namun google juga kemudian mensyaratkan bahwa artikel yang berkualitas juga sangat penting mempengaruhi SEO blog. Artinya, akan lebih baik jika kita membangun blog untuk kepentingan penghunjung blog.
  
3.Apakah Anda Kredibel Dengan Tema Blog Anda?
Nah, pertanyaan yang ini juga lahir dari proses saya membangun blog. Saya pernah sangat terinspirasi oleh sebuah blog tutorial yang membuat saya memutuskan untuk membuat blog dengan tema yang sama. Akan tetapi, saya kemudian tersadar bahwa sesungguhnya saya tidak menguasai tema seperti blog yang sangat saya sukai itu. Hasilnya, blog tersebut kini saya hapus karena berpotensi mendidik saya menjadi blogger copy paste. Karena itu, jika sobat tidak ingin menghapus blog sobat di tengah perjalanan, maka kredibilitas sobat atas tema blog yang sobat pilih sangat menentukan keberlangsungan blog sobat. Jadi, pilihlah tema blog yang sobat kuasai.

4.Apakah Artikel Blog Anda Berkualitas?
Jika sobat menguasai betul tema blog yang sobat pilih, tentu secara otomoatis artikel blog yang sobat tulis berkualitas. Menurut founder coppyblogger, Brian Clark, artikel berkualitas itu adalah artikel yang bersifat informatif, mampu memberikan solusi bagi pembacanya, serta merupakan tulisan asli atau original. Dengan merujuk definisi berkualitas menurut Brian Clark, tentu sibat dapat menjawab pertanyaan apakah artikel blog sobat berkualitas atau tidak. 

5.Bagaimana Konsistensi Anda Membangun Blog?
Sudah sering kita dengar banyak blogger yang pada awal-awal ngeblog sangat bersemangat. Namun di tengah jalan, mereka berhenti. Banyak faktor yang mempengaruhi kenapa seorang blogger dapat berlaku demikian. Salah satunya, dan ini yang juga dulu saya alami, adalah karena tidak punya tujuan dalam membangun blog. Saya percaya, sebab ini adalah pengalaman saya sendiri, jika kita punya tujuan dalam membangun blog, maka setidaknya kita dapat konsisten membangun blog secara berkesinambungan.
  
Daftar pertanyaan tersebut di atas adalah pertanyaan-pertanyaan yang kemudian menyadarkan saya ketika saya dalam kondisi yang tidak menentu untuk melanjutkan atau berhenti membangun blog di tengah perjalanan. Nah, jika sobat ingin menjadi blogger yang sebenarnya, maka menjawab pertanyaan di atas barangkali dapat dijadikan amunisi ketika sobat dalam keadaan malas untuk ngeblog. Sekali lagi, daftar pertanyaan di atas telah menyadarkan saya bahwa sejatinya menjadi blogger tidak lah mudah. Apakah sobat punya daftar pertanyaan lain yang belum saya jawab, silahkan tuliskan di kotak komentar. Happy blogging!


Read More

22 May 2013

// // Leave a Comment

Cara Saya Menghargai Komentar Pengunjung Blog


Bagaimana perasaan sobat selaku blogger jika ada pengunjung blog yang berkomentar dengan cara spamming? Saya yakin mayoritas blogger tidak suka dengan komentar berbentuk spam. Karena itu, banyak sekali cara-cara yang dilakukan blogger untuk menangkal aksi komentar spam tersebut. Salah satunya adalah dengan moderasi. Cara ini dirasa cukup efektif karena kita dapat menyaring mana komentar yang spam dan mana komentar yang berkualitas untuk ditampilkan. Namun ada juga blogger yang enggan berkomentar karena penggunaan moderasi ini. Cara lainnya adalah dengan menerapkan captcha. Namun, lagi-lagi banyak juga blogger yang malas jika berkomentar dengan memasukan kode-kode tertentu agar komentarnya tampil. Plus, cara-cara lain yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu di sini.   

Untuk itu, pada kesempatan ini, saya akan membuat postingan tentang bagaimana saya menghargai pengunjung blog saya. Saya akan membuat semacam program khusus untuk meminimalisir para pengunjung blog yang berkomentar dengan cara-cara spam. Program ini bukan dalam bentuk software, melainkan hanya postingan berkala setiap bulannya yang berisi tentang nama-nama komentator terbaik, disertai dengan link blog si komentator. Apa standarisasi menentukan komentator terbaik? Sobat bisa membaca tulisan saya tentang komentarblog yang berkualitas.

Program ini terinspirasi dari salah satu postingan sahabat Herman Yudiono, seorang full time blogger yang bekerja di blogodolar.com. Dalam postingan tersebut, dia menulis tentang apresiasi blogodolar.com terhadap para pengunjung yang meninggalkan komentar terbaik. Selain mengapresiasi komentator terbaik, dia juga memberikan penghargaan kepada para pengunjung blognya yang loyal, dan pengunjung blog yang spesial.

Saya pikir ini adalah ide yang bagus untuk meminimalisir pengunjung blog yang berkomentar dengan cara spamming, terutama bagi beberapa blogger yang biasanya sedang mengikuti kontes seo. Bukan tidak mungkin, suatu saat nanti saya juga akan menghargai para komentator spam tersebut dengan kategori komentator terburuk di blog ini. Namun, untuk sementara hingga satu bulan ke depan, saya hanya menerapkan kategori komentator terbaik yang menuliskan komentar di blog ini.

Jadi, dengan demikian, saya berharap para pengunjung blog ini tidak akan berkomentar spam. Lagi pula, saya percaya kepada sobat yang berkunjung dan berkomentar di blog ini tidak melakukan spam. Setidaknya sampai tulisan ini di publikasikan. Nah, bagi para pengunjung yang telah meninggalkan jejak komentar di blog ini, siap-siap saja menunggu postingan berikutnya. Nama sobat dan blog sobat akan saya pajang dalam postingan tersebut sebagai komentator terbaik.

Nah, bagaimana sobat? Apakah sobat juga akan melakukan pola yang sama dengan saya? Silahkan disharingkan saja di form komentar. Untuk mengetahui postingan terbaru dari saya, jangan lupa untuk berlangganan artikel dengan memasukan nama dan email sobat. Semoga artikel ini berguna. Happy Blogging.

Read More

10 May 2013

// // 18 comments

Bagaimana Konsistensi Anda Dalam Membangun Blog?


Banyak di antara para blogger pemula, termasuk saya selalu ingin cepat dalam membangun sebuah blog. Pengalaman saya, setiap membuat blog baru, saya kerap, dan bahkan berkali-kali mengecek apakah blog saya sudah terindeks google atau belum. Jika belum terideks, biasanya saya mencari referensi tentang bagaimana agar blog cepat terindeks mesin pencari. Saya ikuti dan kemudian saya terapkan referensi tersebut agar blog cepat terindeks. Apakah benar blog saya segera trindeks google? Alih-alih terindeks, kadang blog malah tidak muncul sama sekali hingga beberapa hari sejak dibuat. Dalam beberapa kasus, memang ada blog yang baru dibuat dan langsung dapat terindeks mesin pencari seperti google. Dalam konteks ini, saya berkaca dari pengalaman saya sendiri, yang barangkali sobat juga mengalaminya.

Konsistensi Blogging
Pertanyaan selanjutnya jika blog baru sudah terindeks adalah, apakah blog saya sudah SEO? Nah, ketika bicara soal SEO blog, saya mendapati berbagai macam blog yang memberikan referensi tentang bagaimana cara membuat blog menjadi lebih SEO. Katakanlah mulai dari template blog, struktur heading blog, meta description, dan lain-lain. Bahkan beberapa free SEO tools online hingga menginstal SEO tool langsung saya gunakan untuk mengecek blog yang baru saya buat itu. Dan apakah cara yang ini juga membuat blog saya menjadi SEO? Dalam kasus yang saya alami malah gagal total. Lalu apa yang saya lakukan kemudian? Yang saya lakukan kemudian adalah terus mencari tips-tips tentang SEO blog dari satu blog ke blog yang lain, yang mempunyai tips yang berbeda, hingga akhirnya saya menemukan 4 blog tutorial lokal yang menjadireferensi saya hingga sekarang.

Setelah beberapa kali mengalami hal-hal tersebut di atas, saya kemudian menyadari bahwa ada satu hal dasar yang saya lupakan yaitu, blog saya masih terhitung baru. Kesadaran ini kemudian membawa saya pada sebuah pemahaman bahwa apa dan bagaimanapun bentuk upaya saya untuk membuat blog yang seperti saya inginkan haruslah diiringi dengan konsisten dan sabar. Sikap ini bukan hanya diungkapkan dalam sebuah pengajian semata. Tetapi percayalah, bahwa secara psikologis sikap sabar mempunyai pengaruh positif terhadap etos kerja. Artinya, jika memang blog masih baru, tidak perlu ngoyo untuk melakukan optimasi blog sehingga yang terjadi malah over optimasi.

Kenapa Harus Konsisten dan Sabar ?
Saya percaya, tentu dengan pengalaman yang saya alami dalam membangun sebuah blog, konsistensi dan kesabaran memberikan kontribusi dalam mencapai sebuah keberhasilan. Pun dengan usaha membangun sebuah blog. Jika tidak sabar, saya yakin hasil yang kita capai tidak akan maksimal. Alih-alih berhasil, kadang malah gagal total, seperti beberapa pengalaman blogging saya sendiri. Artinya, jika ada sebuah pertanyaan kenapa harus sabar dalam membangun blog, maka saya akan menjawab bahwa tidak ada satupun keberhasilan atau kesuksesan yang dapat diraih dengan cara-cara instan.

Apakah Konsistensi dan Kesabaran Juga Diperlukan Dalam Monetizing Blog?
Saya punya beberapa blog yang alamatnya masih ingat, akan tetapi email dan paswordnya sudah lupa sama sekali. Apa yang hendak saya katakan dengan blog yang saya ceritakan ini adalah bahwa dalam blog tersebut banyak terpasang iklan PPC baik di sidebar, header, halaman posting, dan bahkan dalam bentuk floating ads. Motivasi awalnya sangat jelas bahwa saya ingin segera mendapatkan penghasilan dari blog saya itu. Nah, dalam konteks kasus saya ini kesabaran sangat diperlukan dalam memonetizing blog. Kenapa? Sebab, meski iklan PPC berjubel terpasang diblog yang saya maksud itu, hingga kini saya belum menikmati hasilnya. Selain itu, saya selalu sering gonta-ganti blog. Inilah yang saya maksud sebagai sikap yang tidak konsisten. Karena itu, konsistensi dan kesabaran mutlak diperlukan jika kita ingin menghasilkan pendapatan dari blog.

Nah, apakah sobat juga merasa sikap sabar dan konsistensi merupakan kunci keberhasilan atau kesuksesan dalam memonetizing blog, seperti kepercayaan saya yang lahir dari pengalaman blogging saya? Atau barangkali sobat punya pendapat yang berbeda? Saya akan berterima kasih atas dedikasinya jika sobat mempunyai pendapat yang berbeda dan dapat di share di kotak komentar. 
Read More

03 May 2013

// // 4 comments

4 Blog Tutorial Lokal Yang Menjadi Referensi Saya


Sebagai blogger pemula, saya terkadang mengalami kebingungan dalam melakukan optimasi blog. Kebingungan ini terutama karena saya banyak menemukan blog tutorial yang menyajikan materi yang sama tetapi dengan bahasa yang berbeda. Misalnya, tutorial tentang menu breadcrumb. Banyak sekali saya jumpai tutorial ini dengan bahasa seperti, “agar menubreadcrumb cepat treindex”, “cara agar menubreadcrumb langsung terindex google”, dan lai-lain. Atau ada juga tutorial dengan bahasa yang sama tetapi dengan teknik yang berbeda. Hal seperti ini kadang menimbulkan pertanyaan, terutama bagi saya sendiri sebagai blogger pemula; mana yang benar?

Rekomendasi Blog Tutorial
Tidak hanya itu, parahnya, terkadang saya juga menemukan blog tutorial yang menyajikan banyak tutorial, namun tutorial yang disajikan tersebut tidak dapat diterapkan. Bahkan, ketika saya mencoba menuliskan komentar pun tidak dibalas. Anehnya, si pemilik blog tersebut terus mengupdate postingannya. Kepada para pemilik blog-blog tersebut, saya menganggapnya sebagai blogger amatir yang merasa menjadi master. Sebab, sejatinya jika memang si pemilik blog hendak mengajarkan tutorial blog di blognya, tentu satu komentar saja akan sangat bermanfaat.

Baiklah sob, setelah malang melintang mencari blog resources yang terpercaya dan terbukti mengajarkan tutorial blog yang dapat diterapkan, akhirnya saya menemukan beberapa blog yang hingga hari ini masih menjadi referensi saya dalam melakukan optimasi blog. Dalam artikel kali ini saya akan share tentang blog-blog tersebut. Namun, sebelumnya barangkali sobat mempunyai pertanyaan tentang apa dasar atau standar saya dalam menilai sebuah blog yang memang layak dijadikan blog resources?. Sebagai blogger pemula, maka saya akan menjawab bahwa dasar atau standar yang saya gunakan adalah tutorial dan referensi yang disajikan oleh blog yang bersangkutan benar-benar dapat diterapkan. Dasar lainnya adalah si pemilik blog juga menyertakan pembahasan serta keterangan atau penjelasan terkait dalam setiap tutorialnya.

Dan inilah blog resource yang saya maksud dan sampai sekarang masih menjadi referensi saya ketika melakukan optimasi blog.

Blog ini merupakan blog tentang tutorial tips trik blogging, desain blog, menulis artikel, tips SEO Blogger, widget, dan modifikasi template yang dimiliki oleh Mas Ahmad Khoirul Azmi.
Blog yang satu ini berisi tentang tutorial, tips dan trik seputar Blogger/Blogspot dan juga menyediakan Free Blogger Templates yang dimiliki oleh Kang Ismet
Blog milik Mas Ricky Pratama ini berisi tentang tentang Search Engine Optimization, membantu memperbaiki rangking blog di Google, beserta tips dan trik SEO terbaru dari para blogger
4.       o-om.com
Nah, kalau yang satu ini blog tentang tutorial blog dan free blogger template punya Mas Agus Ramadhani

Itulah 4 blog lokal Indonesia yang sampai sekarang masih menjadi referensi saya. Barangkali ada di antara sobat yang tidak asing dengan 4 blog di atas. Atau barangkali ada yang bertanya kenapa saya tidak mencantumkan blog tutorial lokal yang menjadi pilihan sobat? Tentu karena sejauh ini saya hanya baru menemukan 4 blog resources tersebut, dan saya pikir tutorial yang disajikan 4 blog di atas dapat diterapkan. Jika sobat punya blog resource lokal yang lain, saya akan berterimakasih jika sobat sudi men-sharekannya di form komentar.     

Read More

13 April 2013

// // 2 comments

Mari Hargai Pembuat Template Gratis


Apakah blog sobat menggunakan template gratisan? Kalau iya berarti sama dengan saya. Beberapa blog yang saya buat menggunakan template gratis yang saya download dari beberapa situs penyedia template gratis. Maklumlah, saya ini bukan seorang yang pandai membuat template blog. Saya hanya salah satu blogger yang hanya memanfaatkan fasilitas gratis tersebut, dan merupakan salah satu orang yang begitu banyak menyimpan rasa kagum bagi para pembuat template blog. Saat ini banyak sekali pembuat template blog yang memberikan hasil karyanya secara cuma-cuma kepada para blogger yang akan menggunakan templatnya. Menurut beberapa pengakuan pembuat template blog, dalam membuat sebuah template dibutuhkan kerja keras dan kreatifitas yang tinggi. Hal ini menurut saya tentu akan banyak mengeluarkan energi, waktu dan pemikiran.

Lalu apa yang pantas kita berikan kepada para penyedia template gratis tersebut?. Secara pribadi, saya hanya menurut perintah si pembuat template gratis ini dengan cara tetap memasang credit link yang terpasang di bawah footer template. Hal ini saya lakukan sebagai wujud rasa terimakasih dan bentuk penghargaan saya kepada orang-orang kreatif tersebut. Meski terkadang template gratis yang sudah saya download itu kemudian saya design kembali sesuai dengan selera saya, namun saya tetap mencantumkan credit link yang di cantumkan oleh si pembuat blog.

Di sisi lain saya juga sejatinya merasa prihatin dengan para blogger yang menghapus credit link si pembuat template. Sebab, meski sudah di redesign semaksimal mungkin dan hampir kelihatan jauh berbeda dengan template aslinya, namun tetap saja itu adalah hasil karya orang lain. Memang, menghapus credit link atau tidak, itu adalah soal pilihan. Yang saya garis bawahi di sini adalah bagaimana cara kita menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan bagi para pembuat template gratis tersebut. Saya dapat membayangkan bagaimana rasanya jika waktu, pemikiran, tenaga yang telah mereka kerahkan tidak diapresiasi secara layak.

Seperti yang kita ketahui bersama, setiap template gratis yang kita download pasti ada satu dua kalimat yang meminta kepada para pengguna templatenya untuk tetap mencantumkan credit link yang mereka berikan di dalam template tersebut. Untunglah, sebagai blogger pemula, saya dapat memanfaatkan atau menggunakan jasa mereka secara gratis dalam menggunakan template yang mereka bagikan. Jika tidak ada pembuat dan penyedia template gratis, tentu saya hanya dapat menggunakan template bawaan blog yang disediakan oleh google pada saat saya membuat blog. Demikianlah cara saya memberikan dan menyampaikan penghargaan kepada para pembuat template blog gratis tersebut. Lalu bagaimana dengan sobat?


    

Read More

11 April 2013

// // 9 comments

Inilah Ciri Blogger Amatir Yang Merasa Menjadi Master

Sebenarnya saya sudah lama mempunyai pemikiran untuk menuliskan hal ini. Namun baru kali ini saya berkesempatan menuliskannya. Ya, tulisan ini didasari pada beberapa pengalaman buruk dan menjengkelkan yang saya alami dalam perjalanan aktivitas blogging saya. Salah satunya adalah saya sering sekali menjumpai blog-blog tutorial namun begitu saya coba menerapkan triknya, ternyata sama sekali tidak bisa. Saya merasa sudah benar melakukannya sesuai dengan cara-cara yang ditulis dalam blog tutorial tersebut. Tetap saja gagal. Pada awalnya memang saya yang merasa barangkali karena saya sendiri yang tidak paham untuk menerapkannya. Namun hal tersebut terbantahkan ketika saya mencari referensi yang sama di blog lain ternyata tutorialnya berhasil diterapkan.


Pengalaman lainnya adalah ketika saya menjumpai sebuah blog tutorial namun trik-trik yang disajikan dalam blog tersebut, baik berupa tulisan maupun scriptnya sama sekali tidak bisa dicopy. Maksudnya bukan dalam rangka mengkopi tutorial tersebut ke blog saya, akan tetapi hanya menerapkan atau mempraktekannya. Bayangkan saja, bagaimana mungkin saya bisa menjumpai script HTML pada bagian blog jika script tutorialnya tidak bisa di copy? Saya tidak akan menyebutkan blog-blog tuturial palsu tersebut di sini. Sebab, barangkali sobat juga ada yang pernah menjumpainya. Sebenarnya masih banyak pengalaman-pengalaman lain yang jika dituliskan disini akan terasa lama dan panjang. Substansinya, berdasarkan beberapa penglaman-pengalaman yang saya alami selama menekuni dunia blogging, maka saya berkseimpulan bahwa banyak para blogger yang merasa seolah-olah menjadi master blogger. Saya juga sudah lama memperhatikan ciri-ciri blogger yang seperti itu.

Dan inilah kesimpulan saya mengenai ciri-ciri blogger amatir yang merasa menjadi master blogger.

Pertama, memprotek atau melindungi script tutorialnya sehingga tidak bisa dicopy dan tidak bisa dipraktekan. Sedangkan seorang master blogger yang sesungguhnya tidak melakukan hal tersebut.

Kedua, jika ada komentar pengujung blog pasti tidak dijawab. Padahal master blogger selalu menjawab setiap pertanyaan atau komentar yang masuk ke blognya.

Ketiga, jika blogwalking, pasti meninggalkan jejak berupa kalimat “Komen back yah?”. “Pertamax”, “jangan lupa mampir gan” dan lain-lain yang terkadang membuat malas untuk berkunjung balik. Padahal, tanpa meninggalkan kalimat tersebut juga pastilah ada kunjungan balik.

Keempat, memasang warning harus mencantumkan sumber tulisan jika ingin mempublikasikan ke blog lain. Padahal, tulisan tersebut juga terbukti hasil mengkopi tulisan blogger lain.

Itulah ciri-ciri blogger amatir yang merasa menjadi seorang master blogger. Tulisan ini semata-mata hanya berdasarkan pengalaman saya pribadi yang barangkali atau memang pernah terjadi pada diri saya sendiri bahwa saya pernah merasa menjadi seorang master blogger. Padahal, mungkin saya juga pernah melakukan beberapa ciri-ciri yang saya tuliskan di atas. Artinya, tulisan ini tidak bermaksud untuk menyinggung siapapun. Sebab, saya sadari sendiri, untuk menjadi seorang master blogger tentunya harus menjadi amatir terlebih dahulu.   
  
Read More

08 April 2013

// // 1 comment

Komentar Blog Berkualitas Itu Seperti Apa?


Sebagai blogger, tentu kita sangat senang jika blog kita dikunjungi banyak orang dan tulisan kita banyak dikomentari pula. Namun, berdasarkan pengalaman saya, banyak sekali komentar-komentar di blog saya yang justru tidak nyambung dengan apa yang saya tulis. Lantas ada yang mengatakan komentar jenis ini adalah komentar spam. Ada pula yang mengatakan bahwa komentar seperti ini hanya ingin mendapatkan backlink belaka. Terlepas dari apapun istilahnya, saya juga merasa risih juga sebenarnya dengan komentar-komentar blog yang tidak nyambung sama sekali dengan tulisan saya. Akan tetapi, saya juga menyadari bahwa hal itu merupakan sebuah konsekuensi jika kita bergelut dengan dunia blogging.

Sebenarnya, jika kita mau berpikir jernih, memberi komentar yang tidak nyambung merupakan cermin kita sendiri sebagai blogger. Jika memberi komentar semacam; pertamax, nice shoot, good job, dan sejenisnya, maka sesungguhnya kita hanya dinilai sebagai blogger yang malas membaca. Padahal, membaca itu merupakan aktifitas blogging yang tidak dapat dipisahkan dari dunia blogging itu sendiri.
Setiap blog walking, saya selalu berusaha berkomentar di blog yang saya kunjungi dengan komentar yang nyambung dengan tulisan, dan berusaha semaksimal mungkin agar komentar saya itu tidak dinilai sebagai komentar yang numpang tenar belaka.

Jadi menurut saya komentar blog yang berkualitas itu adalah sebagai berikut:

Sesuai Dengan Topik Postingan
Seperti yang telah saya ulas sedikit di atas, kadang kita banyak menjumpai komentar yang sama sekali tidak nyambung dengan tema tulisan atau postingan sebuah blog. Dengan memberikan komentar yang sesuai dengan topik postingan, setidaknya kita dinilai telah membaca meski tidak membaca semua postingan tersebut.

Memberikan Pertanyaan Balik
Terkadang saat blog walking kita juga banyak menjumpai tulisan-tulisan atau postingan yang tidak kita kuasai. Menurut saya, lebih baik membaca dahulu sampai tuntas, dan jika belum memahami, maka alangkah baiknya jika kita berkomentar dengan sebuah pertanyaan yang masih berkaitan dengan postingan tersebut.

Memberikan Kritik
Komentar jenis ini yang jarang saya temui. Sebenarnya, berkomentar dengan memberikan kritik adalah sebuah komentar yang patut dan perlu kita bangun jika memang menurut kaidah atau kaca mata umum, tulisan atau postingan tersebut menyimpang. Bisa juga kita berkomentar dengan menuliskan kritik kepada si pemilik blog tentang tampilan blog dan variannya. Sayang, kadang banyak juga yang merasa bahwa kritikan tersebut sebagai sebuah cermin kesombongan dari si pemberi komentar. Padahal kritikan tersebut sejatinya untuk kemajuan blog itu sendiri.

Memberikan Penyangkalan
Berkomentar dengan cara menyangkal atau tidak setuju dengan isi postingan juga merupakan sebuah komentar yang berkualitas. Sebab, komentar jenis ini akan mengundang reaksi yang berkelanjutan dengan si penulis. Jika terjadi reaksi berkelanjutan, maka esensi blogging sebagai alat komunikasi tentu juga akan berjalan.

Demikian beberapa poin bentuk komentar blog yang berkualitas menurut saya. Barangkali sobat punya pandangan lain, silahkan dishare dikolom komentar tulisan ini.  
    
Read More